Créer jeu
Télécharger
Obtenir Plan Académique
Partager le jeu
Intégrez-le à votre plateforme

Vous pouvez intégrer le jeu dans un LMS compatible avec LTI 1.1 ou LTI 1.3 comme Canvas, Moodle ou Blackboard. Les scores seront ainsi automatiquement enregistrés dans le carnet de notes de la plateforme.
Télécharger
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Google Classroom avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Google Classroom, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Microsoft Teams avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Microsoft Teams, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Le téléchargement du jeu est une fonctionnalité exclusive pour les utilisateurs avec un Plan Académique ou un Plan Commercial.

Obtenez votre Plan Académique ou Plan Commercial dès maintenant et commencez à intégrer vos jeux dans votre LMS, votre site Web ou votre blog.

Si vous le souhaitez, vous pouvez télécharger une jeu de test ici et tester son intégration:

Pengembangan diri (bimbingan konseling & budi pekerti)

Devinette

Parties jouées 6 %Précision 55 Temps moyen 05:48

À propos de cette activité

Teka-teki untuk mengasah budi pekerti.

Créé par

Indonesia

Téléchargez la version pour jouer sur papier

Créez votre propre jeu gratuite à partir de notre créateur de jeu
Affrontez vos amis pour voir qui obtient le meilleur score dans ce jeu

Top Jeux

%
Anonyme
Anonyme
%
%
%
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez imprimer avec votre Plan actuel.

Pour imprimer autant de jeux que vous le souhaitez, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Imprimez votre jeu
Pengembangan diri (bimbingan konseling & budi pekerti)
 

Pengembangan diri (bimbingan konseling & budi pekerti)Version en ligne

Teka-teki untuk mengasah budi pekerti.

par jurnalartikel1403
1

Aku bukan sifat bawaan yang berdiri sendirian; aku tumbuh jika kau latih sabar, kendalikan amarah, dan pilih kata dengan cermat. Aku sering tersembunyi di balik keputusan kecil yang kau buat setiap hari. Tanpaku, impuls bisa merajalela dan tujuan bisa tersasar. Siapakah aku, yang makin kuat saat kau memilih diri sendiri?

2

Aku tidak terlihat, tetapi bisa membuat orang lain merasa nyaman. Aku muncul ketika kamu berkata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”. Siapakah aku?

3

Aku bisa membuatmu memahami perasaan orang lain tanpa harus mengalami masalah yang sama.Ketika temanmu sedih dan kamu ikut memahami kesedihannya, berarti aku sedang bekerja. Siapakah aku?

4

Aku bisa menyakiti seseorang tanpa menyentuh tubuhnya. Aku bisa dilakukan melalui kata-kata, komentar, unggahan, atau pesan di dunia maya. Kadang pelakunya menganggapnya hanya bercanda, tetapi korbannya bisa sangat terluka. Siapakah aku?

5

Aku tidak bisa menyelesaikan masalah dengan sendirinya. Namun, tanpa aku, masalah sering menjadi semakin besar. Aku membuat seseorang mau mendengarkan sebelum memberikan penilaian. Siapakah aku?

6

Aku tidak bisa mengubah masa lalu. Aku tidak bisa menjamin masa depan. Tetapi aku menentukan apa yang kamu lakukan saat ini. Aku bisa menjadi alasan seseorang berhasil memperbaiki dirinya, tetapi juga bisa menjadi alasan seseorang terus mengulangi kesalahan. Aku selalu ada di tanganmu, meskipun tidak bisa digenggam. Siapakah aku?

7

Aku muncul ketika kamu mendapatkan sesuatu yang menyenangkan. Wajahmu tersenyum, hatimu terasa ringan, dan kamu ingin membagikannya kepada orang lain. Siapakah aku?

8

Aku sering dicari ketika seseorang sedang bingung memilih sekolah lanjutan. Aku membantu seseorang mengetahui minat, kemampuan, dan tujuan masa depannya. Siapakah aku?

9

Aku bisa membuatmu terlihat berbeda dari orang lain. Kadang kamu takut memilikinya karena takut tidak diterima. Padahal aku justru membantu menunjukkan siapa dirimu sebenarnya. Siapakah aku?

10

Aku adalah sesuatu yang kamu miliki setiap hari, tetapi tidak bisa kamu simpan untuk besok. Kalau aku sudah lewat, kamu tidak bisa mengembalikanku. Karena itu, gunakan aku dengan bijak. Siapakah aku?

Voulez-vous vraiment quitter la page ?

En quittant la page, vous perdrez la progression du jeu.