Créer jeu
Télécharger
Obtenir Plan Académique
Partager le jeu
Intégrez-le à votre plateforme

Vous pouvez intégrer le jeu dans un LMS compatible avec LTI 1.1 ou LTI 1.3 comme Canvas, Moodle ou Blackboard. Les scores seront ainsi automatiquement enregistrés dans le carnet de notes de la plateforme.
Télécharger
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Google Classroom avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Google Classroom, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Microsoft Teams avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Microsoft Teams, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Le téléchargement du jeu est une fonctionnalité exclusive pour les utilisateurs avec un Plan Académique ou un Plan Commercial.

Obtenez votre Plan Académique ou Plan Commercial dès maintenant et commencez à intégrer vos jeux dans votre LMS, votre site Web ou votre blog.

Si vous le souhaitez, vous pouvez télécharger une jeu de test ici et tester son intégration:

Materi Iklan, Slogan, dan Poster

Présentation

Parties jouées 8 %Précision 100 Temps moyen 02:52

À propos de cette activité

Kelas 8 SMP

Créé par

Indonesia

Téléchargez la version pour jouer sur papier

Créez votre propre jeu gratuite à partir de notre créateur de jeu
Affrontez vos amis pour voir qui obtient le meilleur score dans ce jeu

Top Jeux

%
Anonyme
Anonyme
%
%
%
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez imprimer avec votre Plan actuel.

Pour imprimer autant de jeux que vous le souhaitez, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Imprimez votre jeu
Materi Iklan, Slogan, dan Poster
 

Materi Iklan, Slogan, dan PosterVersion en ligne

Kelas 8 SMP

par Fheren
1

Buka halaman selanjutnya untuk memahami materi!

-->

2

Pengertian Iklan, Slogan, dan Poster

  1. Iklan adalah teks yang berisi pemberitahuan atau penawaran suatu produk, jasa, atau layanan kepada masyarakat dengan tujuan menarik perhatian dan memengaruhi pembaca atau pendengar.
  2. Slogan adalah kalimat singkat yang menarik, mudah diingat, dan digunakan untuk menyampaikan pesan atau ajakan.
  3. Poster adalah media publikasi berupa gambar dan tulisan yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau ajakan kepada masyarakat.
3

Ciri-Ciri Iklan, Slogan, dan Poster

Iklan

  1. Bersifat persuasif (mengajak).
  2. Kalimat singkat, jelas, dan menarik.
  3. Menampilkan keunggulan produk.
  4. Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.
  5. Disertai gambar atau ilustrasi menarik.


Slogan

  1. Singkat dan padat.
  2. Mudah diingat.
  3. Menarik perhatian.
  4. Bersifat persuasif.
  5. Mengandung pesan atau ajakan.


Poster

  1. Menggunakan kalimat singkat dan jelas.
  2. Menggunakan gambar menarik.
  3. Menggunakan warna mencolok.
  4. Mudah dibaca.
  5. Bersifat persuasif atau ajakan.
4

Struktur Iklan, Slogan, dan Poster

Iklan

  1. Judul, bagian utama yang menarik perhatian.
  2. Isi/Penjelasan, berisi informasi atau keunggulan produk.
  3. Ajakan, kalimat yang mendorong pembaca melakukan sesuatu.


Slogan

  1. Pesan utama, ide pokok yang ingin disampaikan.
  2. Kata menarik, kata singkat, mudah diingat, dan persuasif.


Poster

  1. Judul/Topik, tema poster.
  2. Pesan singkat, informasi atau ajakan.
  3. Gambar/Ilustrasi, memperjelas pesan.
  4. Kalimat ajakan, mendorong pembaca bertindak.
5

Kaidah Kebahasaan Iklan, Slogan, dan Poster

Iklan

  1. Menggunakan kalimat persuasif (mengajak/memengaruhi).
  2. Menggunakan kalimat imperatif (perintah/ajakan).
  3. Menggunakan kata sifat menarik.
  4. Menggunakan kalimat singkat dan jelas.
  5. Menonjolkan keunggulan produk.


Slogan

  1. Menggunakan kalimat singkat.
  2. Menggunakan kata menarik.
  3. Bersifat persuasif.
  4. Mudah diingat.
  5. Menggunakan rima atau pengulangan kata.


Poster

  1. Menggunakan kalimat singkat.
  2. Menggunakan kata ajakan.
  3. Menggunakan bahasa persuasif.
  4. Menggunakan kata yang mudah dipahami.
  5. Menggunakan kata yang menarik perhatian.
6

Buka halaman selanjutnya untuk memahami bagaimana langkah-langkah membuat iklan, slogan, dan poster!

-->

7

Langkah-Langkah Membuat Iklan

Iklan

  1. Menentukan produk atau jasa.
  2. Menentukan tujuan iklan.
  3. Menentukan sasaran pembaca.
  4. Menyusun kalimat persuasif.
  5. Menggunakan kata menarik dan mudah diingat.
  6. Menggunakan visual yang menarik.
8

Yuk, Analisis Iklan Ini!

Kalimat Imperatif

Perhatikan kalimat "Minum Yakult Setiap Hari". Kalimat ini tidak memiliki subjek dan langsung berisi perintah untuk bertindak. Inilah yang disebut kalimat imperatif: memerintah pembaca secara langsung tanpa basa-basi.


Kalimat Persuasif

Kalimat "Cinta Ususmu!" tidak sekadar memerintah, melainkan mengajak pembaca untuk peduli pada kesehatan pencernaannya sendiri. Kata "cinta" dipilih bukan tanpa alasan. Kata ini membangkitkan perasaan bahwa meminum Yakult adalah bentuk kasih sayang pada diri sendiri, bukan sekadar konsumsi minuman biasa.


Diksi yang Menarik

Coba bandingkan: "Cintai Ususmu" vs "Jaga Ususmu". Keduanya bermakna hampir sama, tetapi "cinta" terasa lebih hangat dan emosional. Inilah fungsi pemilihan diksi dalam iklan, yaitu memilih kata yang paling kuat efek persuasifnya.


Singkat dan Padat

Iklan ini hanya terdiri dari lima kata, tetapi mampu menyampaikan produk, perintah tindakan, dan pesan emosional sekaligus. Tidak ada satu kata pun yang terbuang sia-sia.


💡 Ingat: Iklan yang baik bukan yang panjang, melainkan yang setiap katanya bekerja

9

Langkah-Langkah Membuat Slogan

Slogan


  1. Tentukan tema atau pesan utama yang ingin disampaikan
  2. Pilih kata-kata yang singkat, padat, dan bermakna
  3. Gunakan kata yang berima atau berirama agar mudah diingat
  4. Hindari penggunaan kata yang bertele-tele maksimal satu kalimat pendek
  5. Pastikan kalimat bersifat persuasif dan memotivasi pembaca



Contoh lainnya:

"Bersih itu sehat"

"Hemat Energi Selamatkan Bumi"

10

Yuk, Analisis Slogan Ini!

Kalimat Imperatif

"Kejarlah Ilmu" adalah perintah langsung yang ditujukan kepada siapa saja yang membaca slogan ini. Kata "kejarlah" menggunakan akhiran "-lah" yang dalam bahasa Indonesia berfungsi mempertegas perintah sekaligus membuatnya terasa lebih bersemangat dan menggugah dibanding sekadar "kejar ilmu". Tidak ada subjek yang disebutkan ini adalah ciri khas kalimat imperatif dalam slogan yang membuat pesannya terasa langsung ditujukan secara personal kepada setiap pembaca.


Kalimat Persuasif

Kalimat "Sampai ke Ujung Dunia" bukan sekadar pelengkap perintah, melainkan kalimat yang secara kuat mendorong pembaca untuk tidak menyerah dalam menuntut ilmu meski harus menempuh jarak sejauh apapun. Kalimat ini membangkitkan semangat dan tekad inilah fungsi persuasif dalam slogan, yaitu mempengaruhi sikap dan motivasi pembaca, bukan hanya memberitahu informasi.


Penggunaan Makna Hiperbol

Frasa "sampai ke ujung dunia" tidak berarti seseorang harus benar-benar pergi ke ujung bumi untuk belajar. Ini adalah gaya bahasa hiperbola yang melebih-lebihkan sesuatu untuk memperkuat efek pesan. Penggunaan hiperbol dalam slogan sangat efektif karena membuat pesan terasa lebih dramatis, berkesan, dan mudah diingat dibanding kalimat biasa seperti "belajarlah di mana saja".


Kepadatan Makna

Hanya enam kata, tetapi slogan ini mampu menyampaikan nilai semangat belajar, kegigihan, dan ketangguhan sekaligus. Bandingkan dengan kalimat biasa: "Kamu harus terus belajar dan mencari ilmu meskipun harus pergi jauh ke tempat yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya" maknanya serupa, tetapi sebagai slogan tentu versi enam kata jauh lebih kuat, padat, dan menggugah.


Diksi yang Kuat dan Memotivasi

Kata "kejarlah" dipilih bukan tanpa alasan. Bandingkan dengan alternatif lain: "pelajarilah ilmu", "carilah ilmu", atau "tuntutlah ilmu". Kata "kejar" mengandung kesan gerak, kecepatan, dan semangat yang jauh lebih dinamis dibanding kata-kata lainnya. Pemilihan satu kata yang tepat inilah yang membedakan slogan yang biasa dengan slogan yang benar-benar menancap di ingatan pembaca.


💡 Ingat: Setiap kata dalam slogan harus dipilih dengan cermat satu kata yang tepat bisa mengubah slogan yang biasa menjadi slogan yang luar biasa!

11

Langkah-Langkah Membuat Poster

Poster

  1. Menentukan tema.
  2. Menentukan pesan utama.
  3. Menulis kalimat singkat.
  4. Menggunakan bahasa persuasif.
  5. Menambahkan gambar menarik.
12

Yuk, Analisis Poster Ini!

Kalimat Imperatif

"JAGALAH KEBERSIHAN" adalah perintah langsung yang ditujukan kepada seluruh pembaca tanpa menyebut subjek tertentu. Kata "jagalah" menggunakan akhiran "-lah" yang dalam bahasa Indonesia berfungsi mempertegas perintah sekaligus membuatnya terdengar lebih sopan dibanding sekadar "jaga kebersihan". Seluruh kalimat ditulis dengan huruf kapital berukuran besar. Pilihan ini disengaja agar pesan perintah langsung tertangkap mata pembaca bahkan sebelum mereka membaca seluruh isi poster.


Kalimat Persuasif

"Buang Sampah Pada Tempatnya" melengkapi perintah di atas dengan ajakan yang lebih spesifik dan konkret. Jika "Jagalah Kebersihan" bersifat umum, maka kalimat ini memberitahu pembaca tindakan nyata apa yang harus dilakukan. Inilah fungsi kalimat persuasif dalam poster, yaitu tidak hanya menyuruh, tetapi juga membimbing pembaca pada tindakan yang tepat.


Pemilihan Diksi yang Tepat

Kata "jagalah" lebih kuat efeknya dibanding pilihan kata lain seperti "perhatikan" atau "jangan lupakan" kebersihan. Kata "jagalah" mengandung makna tanggung jawab seolah kebersihan adalah sesuatu yang berharga dan perlu dijaga bersama-sama. Begitu pula kata "tempatnya" pada kalimat kedua lebih tegas dan spesifik dibanding sekadar "jangan buang sampah sembarangan".


Penggunaan Visual sebagai Bagian dari Pesan

Karakter tempat sampah yang digambarkan hidup, tersenyum, dan melambai bukan sekadar ilustrasi dekoratif. Visual ini berfungsi persuasif, yaitu tempat sampah yang digambarkan ramah dan bersahabat secara tidak langsung mengajak pembaca untuk mau menggunakannya. Ini adalah contoh bagaimana poster yang baik tidak hanya mengandalkan kata-kata, tetapi memadukan teks dan visual untuk memperkuat pesan.


💡 Ingat: Poster yang kuat tidak hanya indah secara visual, tetapi setiap kata, ukuran huruf, dan gambarnya dipilih dengan tujuan yang jelas untuk memperkuat pesan!

13

14

Voulez-vous vraiment quitter la page ?

En quittant la page, vous perdrez la progression du jeu.