Créer jeu
Télécharger
Obtenir Plan Académique
Partager le jeu
Intégrez-le à votre plateforme

Vous pouvez intégrer le jeu dans un LMS compatible avec LTI 1.1 ou LTI 1.3 comme Canvas, Moodle ou Blackboard. Les scores seront ainsi automatiquement enregistrés dans le carnet de notes de la plateforme.
Télécharger
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Google Classroom avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Google Classroom, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Microsoft Teams avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Microsoft Teams, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Le téléchargement du jeu est une fonctionnalité exclusive pour les utilisateurs avec un Plan Académique ou un Plan Commercial.

Obtenez votre Plan Académique ou Plan Commercial dès maintenant et commencez à intégrer vos jeux dans votre LMS, votre site Web ou votre blog.

Si vous le souhaitez, vous pouvez télécharger une jeu de test ici et tester son intégration:

Pancasila sebagai Ideologi Negara: Makna, Relasi, dan Implementasi Global

Compléter

Parties jouées 2

À propos de cette activité

Peserta mendeskripsikan arti tiap sila, menjelaskan konsep ideologi beserta karakteristiknya, dan menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara melalui studi kasus

Créé par

Indonesia

Téléchargez la version pour jouer sur papier

Créez votre propre jeu gratuite à partir de notre créateur de jeu
Affrontez vos amis pour voir qui obtient le meilleur score dans ce jeu

Top Jeux

%
Anonyme
Anonyme
%
%
%
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez imprimer avec votre Plan actuel.

Pour imprimer autant de jeux que vous le souhaitez, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Imprimez votre jeu
Pancasila sebagai Ideologi Negara: Makna, Relasi, dan Implementasi Global
 

Compléter

Pancasila sebagai Ideologi Negara: Makna, Relasi, dan Implementasi GlobalVersion en ligne

Peserta mendeskripsikan arti tiap sila, menjelaskan konsep ideologi beserta karakteristiknya, dan menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara melalui studi kasus

par Melon
1

bukan sekadar kumpulan sila yang ; setiap sila saling melengkapi dalam bangsa . Misalnya , prinsip ketuhanan memengaruhi etika sosial yang pada gilirannya mendukung penghormatan , sementara persatuan memerlukan keadilan sosial agar . Oleh karena itu penerapan satu sila seringkali memperkuat pelaksanaan sila lainnya , sehingga perlu diuji terhadap keseluruhan nilai Pancasila . Pemahaman hubungan fungsional antar - sila membantu warga membuat keputusan yang kontekstual dan berintegritas .

2

Sila pertama , , menegaskan pengakuan atas keberadaan Tuhan sebagai dasar moral bersama yang menghormati perbedaan agama . Makna praktisnya mencakup jaminan , pencegahan diskriminasi , dan tata nilai yang menjadi rujukan . Dalam kehidupan bernegara , sila ini mendorong kebijakan yang menjamin hak ibadah sekaligus antarumat . Pemahaman sila pertama menjadi landasan dialog antar dalam masyarakat majemuk .

3

Sila kedua mengandung ajakan untuk menghormati , menolak perlakuan sewenang - wenang , dan menjunjung prinsip keadilan dalam . Konsep beradab menekankan etika interaksi yang menjauhkan kekerasan serta menjunjung penghormatan terhadap individu . Implementasinya terlihat dalam hukum , layanan publik yang adil , dan pendidikan nilai kemanusiaan di sekolah . Dengan demikian sila ini menjadi tolok ukur kualitas perlindungan di negara .

4

berarti menyatukan berbagai suku , budaya , dan bahasa ke dalam yang inklusif . Nilai persatuan menuntut sikap mengedepankan sekaligus menghargai perbedaan lokal agar dapat dirasakan bersama . Dalam praktiknya , persatuan diuji ketika muncul konflik sektoral ; di sinilah peran , kompromi , dan kepemimpinan yang adil menjadi penyangga . Pendidikan kewarganegaraan yang menekankan rasa kebangsaan memainkan peran penting dalam membangun solidaritas antarkelompok .

5

Sila keempat menempatkan di tangan yang diwujudkan melalui mekanisme yang beretika , termasuk untuk mufakat . Nilai ini menekankan pengambilan keputusan yang mempertimbangkan suara mayoritas dan perlindungan agar kebijakan adil dan berkelanjutan . Musyawarah membuka ruang partisipasi warga sehingga kebijakan meningkat dan praktik demokrasi menjadi bermartabat . Pendidikan politik yang memadai diperlukan agar pemilih dapat berkontribusi secara kritis dan bertanggung jawab .

6

menuntut peluang ekonomi , akses pendidikan , dan layanan kesehatan yang merata untuk seluruh rakyat . Prinsip ini menolak akumulasi kekayaan pada segelintir pihak tanpa mekanisme yang adil , sehingga kebijakan fiskal dan sosial perlu diarahkan untuk mengurangi . Implementasinya melibatkan program pro - rakyat , regulasi pasar , dan bagi kelompok rentan . Indikator keadilan sosial sering digunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan inklusif .

7

Pancasila sering disebut terbuka karena menyediakan kerangka nilai untuk menyesuaikan kebijakan dengan zaman tanpa kehilangan . Sebagai ideologi , Pancasila menyatukan aspek moral , politik , dan sosial yang menjadi pedoman penyusunan konstitusi dan peraturan . Sifat terbuka ini memungkinkan sambil menjaga konsistensi nilai dasar bangsa . Pemahaman karakter ideologi membantu warga kebijakan yang bertentangan dengan nilai bersama .

8

dirumuskan sebagai dasar negara yang selanjutnya diaktualisasikan dalam konstitusi , yaitu , sehingga nilai - nilai dasar harus tercermin dalam norma hukum . UUD 1945 menerjemahkan prinsip - prinsip Pancasila ke dalam struktur kenegaraan , dan kewajiban warga , serta mekanisme pengawasan lembaga - lembaga negara . Hubungan ini memastikan bahwa yang dibuat pararel dengan nilai Pancasila agar tidak bertentangan dengan . Peran lembaga konstitusional menjadi krusial untuk menjaga konsistensi ini .

9

Ciri utama Pancasila meliputi , keseimbangan antara dan kolektif , serta yang menekankan solusi kontekstual . Berbeda dengan ideologi , Pancasila memberi ruang bagi dialog antarnilai dan penyesuaian kebijakan nyata . Sifat ini membuat Pancasila relevan untuk digunakan sebagai pedoman yang berorientasi pada . Warga yang memahami ciri - ciri tersebut akan lebih mampu membedakan kebijakan populis dari kebijakan yang berlandaskan nilai .

10

berfungsi menguji undang - undang terhadap sehingga menjadi penjaga konsistensi hukum dengan nilai dasar negara . Keberadaan lembaga ini memastikan bahwa yang berpotensi bertentangan dengan Pancasila dapat melalui mekanisme . Peran pengawasan semacam ini penting untuk mencegah legislasi yang melanggar dan prinsip konstitusional . Oleh sebab itu , independensi dan akses publik terhadap lembaga menjadi elemen penentu efektivitasnya .

Voulez-vous vraiment quitter la page ?

En quittant la page, vous perdrez la progression du jeu.