Créer jeu
Télécharger
Obtenir Plan Académique
Partager le jeu
Intégrez-le à votre plateforme

Vous pouvez intégrer le jeu dans un LMS compatible avec LTI 1.1 ou LTI 1.3 comme Canvas, Moodle ou Blackboard. Les scores seront ainsi automatiquement enregistrés dans le carnet de notes de la plateforme.
Télécharger
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Google Classroom avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Google Classroom, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez intégrer à Microsoft Teams avec votre Plan actuel.

Pour intégrer autant de jeux que vous le souhaitez dans Microsoft Teams, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Le téléchargement du jeu est une fonctionnalité exclusive pour les utilisateurs avec un Plan Académique ou un Plan Commercial.

Obtenez votre Plan Académique ou Plan Commercial dès maintenant et commencez à intégrer vos jeux dans votre LMS, votre site Web ou votre blog.

Si vous le souhaitez, vous pouvez télécharger une jeu de test ici et tester son intégration:

BAB III KELAS VII

Test

Parties jouées 20

À propos de cette activité

Meneladani Yesus dalam Mengampuni

Créé par

Indonesia

Téléchargez la version pour jouer sur papier

Créez votre propre jeu gratuite à partir de notre créateur de jeu
Affrontez vos amis pour voir qui obtient le meilleur score dans ce jeu

Top Jeux

%
Anonyme
Anonyme
%
%
%
Vous avez dépassé le nombre maximum de jeux que vous pouvez imprimer avec votre Plan actuel.

Pour imprimer autant de jeux que vous le souhaitez, vous avez besoin d’un Plan Académique ou un Plan Commerciel.

Imprimez votre jeu
BAB III KELAS VII
 

BAB III KELAS VIIVersion en ligne

Meneladani Yesus dalam Mengampuni

par ruth rensista
1

Rani sering diejek teman sekelasnya hingga ia merasa sakit hati. Setelah mendengar renungan tentang Matius 18:22, ia bingung: “Haruskah aku memaafkan lagi padahal sudah sering diejek?” Apa jawaban yang benar sesuai teladan Yesus?

2

Edo marah besar karena temannya menyalin PR tanpa izin. Namun, saat renungan kelas, guru berkata: “Mengampuni membuat hati bebas dari dendam.” Apa manfaat yang akan Edo rasakan jika ia mau mengampuni?

3

Mengampuni berarti melupakan semua kesalahan orang lain tanpa belajar dari pengalaman.

4

Dalam cerita Yusuf dan saudara-saudaranya, mengapa Yusuf akhirnya mau mengampuni?

5

Dendam yang disimpan dalam hati akan merusak diri sendiri sebelum merusak orang lain.

6

Menurut Matius 18:22, Yesus berkata untuk mengampuni “70 kali 7 kali”. Maksud dari ajaran ini adalah…

7

Seorang hamba berutang banyak kepada rajanya, tetapi diampuni. Namun, ia tidak mau mengampuni temannya yang berutang sedikit padanya. Apa pesan utama dari perumpamaan ini?

8

Seorang yang mengampuni hanya sekali sudah cukup, karena setelah itu orang lain pasti berubah.

9

Kisah Yusuf menunjukkan bahwa pengampunan bisa memulihkan hubungan keluarga yang rusak.

10

Apa perbedaan mendasar antara pengampunan manusia dengan pengampunan Allah?

11

Salib Yesus hanya menjadi contoh penderitaan, bukan jalan pengampunan dosa.

12

Jika kamu menolak mengampuni orang lain, padahal kamu sendiri sering melakukan kesalahan, hal ini sama seperti…

13

Jika seorang teman menyakiti kamu berulang kali, lalu meminta maaf lagi, sikap yang sesuai dengan teladan Yesus adalah…

14

Mengampuni sesama sama saja dengan menganggap perbuatannya benar.

15

Ketika Yesus disalibkan, Ia berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Apa pelajaran utama dari teladan Yesus ini?

16

Riko melihat temannya dipermalukan di depan kelas. Ia teringat bahwa Yesus mengampuni dengan tulus dan membela orang berdosa (Yohanes 8). Apa yang sebaiknya dilakukan Riko?

17

Dita merasa bersalah karena berbohong kepada orang tuanya. Ia membaca 1 Yohanes 1:9 dan merasa lega. Apa yang diajarkan ayat ini?

18

Dalam perjanjian lama, orang yang berdosa harus mempersembahkan korban bakaran. Tetapi Yesus menjadi korban yang sempurna untuk semua dosa. Apa arti penting hal ini?

19

Yesus hanya mengampuni orang-orang yang setia mengikuti-Nya sejak awal.

20

Matius 18:22 mengajarkan bahwa mengampuni harus dilakukan tanpa batas.

Voulez-vous vraiment quitter la page ?

En quittant la page, vous perdrez la progression du jeu.